Sampai juga di Padang… 🙂

Setelah beristirahat di rumah selama 2 (dua) hari (diselingi kegiatan rutin seperti mencuci baju, mencuci piring, beres-beres kamar, menyetrika, pergi ke Gramedia dan berkunjung ke rumah om dan tante ^^’) akhirnya tiba juga saat yang dinanti-nanti: pergi jalan-jalan for a whole day. Just the two of us!  Yeaaahhhh… 😀  😀  😀 Well, dengan beberapa opsi yang ada, akhirnya kita memutuskan buat pergi ke PANTAI CAROCOK, Painan by motorcycle of course. Dengan waktu tempuh sekitar 2 (dua) jam dari kota Padang ke Painan, sebelum berangkat kita ke bengkel dulu buat pemeriksaan dan servis motor (ganti rantai dan rem) supaya lebih aman dan nyaman di perjalanan 🙂

"bengkel dan showroom Yamaha"Bengkel dan showroom Yamaha-Padang

Bisa dibilang, inilah pertama kalinya gw menginjakkan kaki ke bengkel. Beneran deh, seumur-umur gw gak pernah mampir ke tempat semacam ini and this is impressive! 🙂 Bengkelnya lumayan besar dan bersebelahan dengan showroom motor-motor Yamaha. Selain itu, ruang tunggu-nya yang berada disebelah bengkel juga lumayan nyaman dan dibatasi dengan jendela kaca yang besar. Jadi, sambil ngeliatin montir yang lagi ngotak-ngatik motor, kita bisa leluasa ngobrol sambil minum teh botol, nonton tv, atau baca majalah 🙂

side view bengkel dan showroom Yamaha-Padang

yang lagi dipretelin

ngintip suasana bengkel dari balik kaca

double-check, kira-kira apa lagi yang mau diservis ya? 🙂

showroom-nya, tinggal pilih mau yang mana 🙂

Karena lumayan lama waktu yang dibutuhkan buat ganti rantai dan rem, akhirnya gw jalan-jalan keluar bengkel buat ganti suasana (sekalian beli aqua botol mini dan oreo yang dimaksudkan buat camilan sembari nunggu servis selesai). Jam sudah menunjukkan hampir jam 9 pagi, tapi suasana di jalan raya masih lumayan sepi. Atau karena hari Sabtu makanya aktifitasnya gak terlalu hectic? Or kebetulan gw memang lagi di bagian kota Padang yang gak sibuk (kalau daerah terminal-pasar dah pasti macet sih…). Cuma beberapa angkot, motor dan kendaraan pribadi aja yang lewat sekali-sekali… Gilaaaaa… Jangankan Jakarta ya, di Bogor-pun jam segini sih (walau bukan pasar dan terminal) dah pasti macet-cet! ^^’

fyi, ini suasana kota Padang di hari Sabtu, jam9 pagi

Akhirnya urusan perbengkelan kelar dan gak kerasa waktu sudah menunjukkan hampir jam 10 pagi. Perut mulai keroncongan minta diisi, soalnya sebelum berangkat ke bengkel kita gak sarapan dulu. Sekalian test-drive setelah keluar bengkel, dari daerah Jl. Damar kita pergi ke daerah Pondok. Suami bilang ada yang jualan Soto Padang lumayan enak di depan bioskop Karia. Karena naik motor dan jalanan juga masih lumayan sepi (sempet motret-motret gedung yang runtuh pas gempa 30 September 2009 lalu, gak sampe 15 (lima belas) menit kita dah sampe di warung soto dimaksud. Bentuk warungnya sederhana banget, kayak warteg-warteg yang ada di sekitar stasiun Gondangdia ^^’ Penampilan soto-nya pas disajikan juga seadanya, tapi rasanya… yummyyyy…. dagingnya juga gak terlalu keras, pas lah menurut selera gw. Pepatah yang cocok untuk makanan yang satu ini: never judge a book from its cover, never judge the food from its appearance. Bon appetit! 🙂

nasib hotel Bumi Minang pasca gempa 30 September 2009

      mulai membangun kembali…

kalau ada kesempatan pergi ke kota Padang, silahkan mampir kesini 🙂

beginilah tampilan soto Simpang Karya saat disajikan. Itadakimasu!

Perut kenyang, hatipun senang. Mari kita lanjutkan lagi perjalanan menuju PAntai CARorocok, BUkik LANgkisau… Berangkaaattttt…

(to be continued)

ps. too sleepy to posting more, so I guess I’ll stop this adventure for a while (promise, I will posting more later)

nite-nite, all *yawning ^^’

Advertisements