June 9th, 2011

-11.28 am-

Sebenernya dah dari tadi pagi mau nyicil ngetik posting-an blog yang baru, tapi baru sekarang bisa terealisir. Mood gw lumayan campur aduk kayak permen nano-nano dari tadi, padahal belum juga tengah hari ^^’ gimana kalau dah sore ya? Semoga lewat tengah hari sampai sore menjelang jam pulang kantor nanti bisa feeling fine deh *kaya’ judul lagunya L’arc en Ciel.

In the morning, seperti biasa gw naik kereta pakuan Bogor-Jakarta jam 6-an pagi. Sebenernya it’s just ordinary morning, cuman yang bikin gw terganggu semakin santernya isu bahwa kereta ekspress/pakuan akan ditiadakan terhitung mulai 2 Juli 2011. Semua armada akan diganti menjadi ekonomi AC. Well, actually argumentasi mereka adalah kereta pakuan tetap ada, cuma bedanya kereta tu berhenti di SETIAP stasiun. Sama aja bo’ong dodoooooollllll… !!! Namanya aja pakuan, tapi mode pengangkutannya kayak ekonomi. Pembodohan macam apa tu? Kalau pakuan itu artinya cuma berhenti distasiun-stasiun tertentu yang jumlahnya bisa dihitung sebelah tangan, otomatis kecepatannya berbeda dengan ekonomi dan waktu perjalanannya bisa lebih singkat, jadi waktu gak habis di jalan. Itulah alasan kenapa orang naik kereta pakuan.Β  Apalagi kebanyakan orang –mostly kalangan menengah ke bawah- mencari tempat tinggal di luar Jakarta dengan berbagai alasan: harga tanah/rumah masih relatif terjangkau walau kreditan, suasananya masih nyaman/sejuk -jadi masih belum perlu beli AC- dan gak hiruk-pikuk kaya’ di kota besar.

-08.35 pm-

Kalau soal nyaman, bisa-bisa aja sih tinggal di apartemen. Disana juga gak kalah nyaman (nyaman banget malah!), ditambah dengan pemandangan spektakuler di waktu malam, fasilitas kolam renang+jogging track dan lokasi strategis. Segera daftarkan diri anda sekarang, bebas biaya administrasi, tanpa DP, tanpa bunga dengan cicilan perbulan sebesar … Lho? Lho? kok jadi promosi? πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ Yaaaah… intinya, kalo ngerasa dari kalangan menengah-atas dan mampu beli apartemen di pusat kota supaya bisa dekat kemana-mana jadi gak buang-buang waktu di jalan ya silahkan-silahkan aja… But, hey… kalau boleh tanya, berapa sih perbandingan masyarakat golongan menengah-bawah dengan menengah-atas? Bisa dilihat dari jumlah penumpang yang naik angkutan umum, misal kereta -terutama ekonomi- setiap harinya. Tolonglah para pembuat kebijakan, mencari nafkah yang halal sudah semakin sulit, janganlah tambah dipersulit lagi dengan membuat kebijakan-kebijakan yang gak tepat sasaran kaya’ gini… Really, gw gak ngerti alasan dibuatnya kebijakan baru ini. Gak menjamin juga dengan kebijakan macam ini maka arus pp Jakarta-Bogor, Jakarta-Bekasi, Bogor-Tanah Abang akan lebih lancar. Masih banyak kelemahan-kelemahan yang harus dibenahi. Apa mereka sanggup menyelesaikannya sebelum tanggal 2 Juli 2011? I don’t think so. Why?

  1. Dalam kurun waktu beberapa bulan kebelakang ini, gw gak melihat adanya upaya pembenahan infrastruktur perkeretaapian. Pengumuman (dan permohonan maaf) karena adanya kerusakan sinyal, kerusakan pantograph, atau gangguan aliran listrik, dll masih sering terjadi. It could be happened for two days in a rows. Belum lagi naik pakuan atau ekonomi AC, tapi kita masih kipas-kipas karena kegerahan. Kalau boleh gw ngutip ucapan salah satu penumpang “ini naik kereta bukannya makin memudahkan kok malah makin menyusahkan penumpang?”
  2. Jika memang kereta mau diganti ekonomi AC (baca: pakuan tapi berenti di setiap stasiun) semua dengan harga sekitar Rp8000-Rp9000, I don’t think everybody’s happy. Yang biasa naik ekonomi AC dengan harga Rp5500 bakalan misuh-misuh karena belanja rutinnya semakin membengkak untuk pos transportasi. Yang biasa naik pakuan pasti mencak-mencak karena harus naik kereta lebih awal dari biasanya dan harus spare waktu supaya gak telat ngantor. Some people feel uncomfortable kalau rutinitas yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun terganggu. Mereka yang naik pakuan bersedia membayar lebih mahal -Rp11.000- semata-mata karena alasan: supaya cepet nyampe. For your info, kalau naik pakuan dari Bogor-Jakarta makan waktu -kalau lancar- kuranglebih selama 1 (satu) jam. Logikanya, kalau naik ekonomi AC berarti lebih lama lagi sampenya kan?
  3. Bagaimana dengan pengawasan karcis penumpang terutama di jam-jam padat saat berangkat dan pulang ngantor? sedangkan sistem yang berlaku sekarang aja pengawasannya masih lemah. Apalagi kalau memakai sistem baru. Potensi kerugiannya (loss income) akan lebih besar. Mau ngandalin tiket elektronik? kayak gak kenal habit masyarakat kita aja yang “gak bisa jaga barang”. Apalagi kalau penumpangnya kepepet takut ketinggalan kereta, dah jelas main nyerobot aja tuh walo ada palangnya juga. Mari kita lihat bersama-sama, berapa lama sistem tiket elektronik ini akan bertahan. Konsep sih bagus… tapiiiiii…. ^^’
  4. Yang lebih parah lagi, gw denger dengan sistem yang baru ini, jurusan Bogor-Jakarta Kota ikutan dihapus dan diganti jadi Bogor-Manggarai. Nanti dari Manggarai penumpangnya transit (berbondong-bondong) pindah kereta yang jalur Manggarai-Jakarta Kota. Aiiiissssshhhh… !!! Gila ini yang bikin perencanaan. Minta di-jumrah rame-rame kali yeeee… Ini sih beneran bikin orang stress pagi-pagi! Sebenernya para konseptor ni dah ngerasain naik kereta belon sih? Sistemnya disamain kayak Transjakarta pake acara pindah koridor segala. Dari jumlah penumpangnya aja dah beda. Ya treatment-nya dibedain lah. Sistem baru kok malah ngeribetin… Dah kebayang aja pagi-pagi -hari Senin- situasi di stasiun Manggarai crowded-nya kayak apaan coba (udah kayak terowongan Mina kali) Apalagi sosialisasi/masa trial-nya sucks. Padahal mayoritas penumpang dari Bogor tuh tujuannya ya yang searah ke Jakarta Kota (ke Tanah Abang juga banyak, tapi gak sebanyak yang ke Kota). Apa si konseptor ni mendengarkan pendapat/keinginan dari konsumen mayoritas???
  5. Menurut gw, cuma satu pihak yang diuntungkan dengan situasi transit-transit gak guna ini: copet 😦  😦  😦

Malah melantur nih ceritanya, jadi makin panjang jalan menuju cerita Road to Pacar Bulan-nya. Yah, namanya juga uneg-uneg, gak lega kalo belom dikeluarin ^^’

It’s late… better get some rest now. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan gw lanjutin lagi postingannya.

Ciao πŸ™‚

Advertisements